Cerita Sore

Aku Cemburu, Bang!

20160504_073228.jpg

Aku cemburu, Bang!

Pada dia, masa lalumu yang entah sudah ke-berapa kali menyapa lewat Whatsapp atau Instagram.

Pertama kali aku lihat dia posting sesuatu yang menjurus ke arah orang ketiga diantara kalian dan itu jadi penyebab kalian berpisah. Mungkin, dia menganggap wanita itu adalah aku atau entah wanita mana yang dekat denganmu, saat itu. Kenyataannya, aku mengenalmu jauh sesudah kalian berpisah. Jadi, aku tak perlu merasa tersinggung dengannya.

Tapi, beberapa bulan lalu aku mulai tersinggung!

Dia mengirim foto seorang pria padamu, dan dia berkata bahwa kalian berdua mirip. Padahal sudah jelas-jelas kalian berdua berbeda. Aku tak tahu alasan dia melakukan itu apa, tapi aku merasa bahwa saat itu dia sedang merindukanmu.

Dan kini, aku amat sangat tersinggung!

Dia membalas sesuatu yang berhubungan dengan cerita gunung di Jawa Timur yang pernah kalian daki di salah satu akun Instagram. Padahal kamu hanya berbagi cerita seram yang di posting oleh admin, sedangkan dia menyebut namamu dan menambahkan cerita kalian di dalamnya. Serta me-like komenmu.

Wajar bukan jika aku cemburu?

Aku tak tahu apa yang dia pikirkan sampai melakukan hal-hal yang buatku cukup memalukan. Menghubungi seseorang yang pernah sengaja disakiti itu memalukan bukan? Sedangkan dia sudah bersama orang lain (oke, saat masih denganmu dulu dia juga sengaja jalan dengan orang lain dibelakangmu), dan kamu… Sudah bersamaku. Hubungan kita pun bukan saling dirahasiakan lagi. Tapi entah kenapa, dia masih berani menghubungimu.

Kamu bilang… Kamu tak akan pernah sama lagi padanya, bahkan untuk berteman pun enggan. Aku juga tahu, apapun balasanmu padanya, itu hanya sewajarnya saja. Aku tahu. Tapi kan tetap saja…

Jadi… bolehkah aku mencakar jarinya jika suatu saat dia berulah lagi? Karena kalau aku harus menjitak kepalanya, aku tak akan sampai.

Sungguh… Jika ada hal selain mencakar jari, aku ingin melempar bom padanya.

Karena yang dia lakukan itu salah!

Dia telah menyakiti hati tiga orang. Aku, kamu dan kekasihnya yang baru. Wanita macam apa yang dengan sengaja melakukan hal itu? Oh, mungkin dia sedang kekurangan kasih sayang. Setidaknya itu pikiran positif yang ada di kepalaku. Dengan begitu, aku hanya akan memberikan rasa kasihan padanya. Bukan cakaran atau bom.

Harusnya dia tahu, seberapa besar kasih sayang yang kamu berikan, itu hanya tinggal masa lalu. Dan dia harusnya sadar, ketika dia dengan sengaja melepas seseorang, dia harus bertanggung jawab atas pilihannya, termasuk kehilangan dan menerima kalau suatu saat orang tersebut pasti memberikan kasih sayangnya pada orang lain. Sesederhana itu.

Sungguh, kasihan dia…

***

Huweeeee, tulisan macam apa ini? Din curhat mulu din, heran!

Gara-gara semalam lihat Instagram, aku jadi kepikiran untuk nulis beginian. Lagian sekarang mah banyak mantan yang masih susah move on, heran. Sadarlah wahai para mantan, semoga kalian pergi dengan tenang yak. Maksudnya pergi dari kehidupan masa lalu masing-masing. Karena hal yang kayak gitu tuh cukup mengganggu.

Sekian curhatan dini, daripada ngantuk mending curhat aja deh ah. Btw, cemburunya udah romantis belum??? (cemburu mana ada yang romantis sih din, timpuk nih!)

Selamat hari Senin semua, selamat bermacet-macet ria menuju rumah πŸ™‚

Advertisements

34 thoughts on “Aku Cemburu, Bang!

  1. Aku adalah salah satu mantan yang masih belum bisa move on. . .😭

    Aku ga mau di usir Din. . .😭

    I know what you feel by the way. Sekalipun si abang ga respon, tapi yang namanya ada yang hubungin teh rasanya. . .πŸ˜¬πŸ˜ πŸ’£

    πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Like

  2. Wah ini pertama kali liat dini cemburu. Tapi klo sama mantannya abang sih, kayaknya gimana gitu. Apa juga pernah mikir atau merasa insecure gitu ya, apa takut si abang ingat masa lalu dan kecanthol lagi dengan mantannya? Bingung sendiri saya πŸ˜€

    Like

  3. Duileeee, menulis tentang cemburu aja manis amat neng, kek janji hahahak.

    Iya sih, agak suka risih kalau misal hubungan kita diganggu masa lalu, entah itu dari kita atau dari si dia. Ngganggu aja gitu.

    Banyak yang gagal hubungannya gara-gara masalah ini, tapi semoga hal ini nggak akan terjadi pada siapapun lagi.

    bhihihik.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s