Cerita Pagi

Ramadhan Tahun Ini

Dulu, aku selalu iri sama orang yang sedang hamil di bulan suci ramadhan. Kenapa coba? Soalnya enak, bisa puasa full sebulan tanpa ada halangan. Nggak perlu ada hutang puasa, nggak kayak aku yang kalau dapet bisa lebih dari seminggu hingga benar-benar bersih.

Padahal mah, aku nggak tau seberapa besar perjuangan para buibuk itu. Mesti nahan laper untuk 2 orang. Tenaga juga makin terkuras karena badan makin lebar. Ah…

Oiya, balik lagi ke ramadhan tahun ini. Ada beberapa hal yang berubah pada ramadhan tahun ini.

1. Status baru

Ternyata sebagai istri itu nggak mudah. Kudu beberes rumah, masak (kalau lagi nggak mager), belum lagi karena aku pekerja kantoran. Semuanya harus dikerjakan dari pagi sampai malam. Kalau mau ngeluh capek, ya enggak juga sih. Soalnya dari lulus kuliah, aku langsung kerja sampai sekarang. Malah aku bingung sendiri seandainya nggak kerja, pasti kasur di rumah cepet kempes gegara aku tidurin melulu. Atau tv sampai bosen karena aku nyalain terus. Begitulah.

2. Jadi anak rantau

Sejak kecil, aku nggak pernah dilepas sama Orang Tua. Dari TK sampai kuliah, aku nggak pernah jauh dari rumah. Makanya pas aku lagi hobi naik gunung, Bu Yani sampai kesel sendiri karena aku pasti nggak pulang sekitar 3-7 hari. Lah sekarang, aku jauh dari rumah. Kalau diawal nikah kami masih bolak balik antara rumah Ciledug dan Kemang, maka sejak pertengahan Februari lalu kami pindah ke kontrakan di belakang kantorku. Alasannya tentu karena Kang Garem males nganterin aku pagi-pagi buta, menerjang kemacetan demi ke kantor. Yha sudah, kami ngontrak aja deh. Jangan bilang gini… Kenapa nggak kredit rumah? Blablabla. Begini sis, harga rumah di JakBar atau JakSel itu udah selangit. Mau yang murahan ya di Tangerang ujung atau Bekasi noh. Tapi sungguh, itu belum jadi pilihan kami untuk saat ini, wkwkwk. Oiya, yang susah jadi anak rantau itu kudu masak sendiri. Karena kalau jajan, aku dimarahin sama Kang Garem. Bukan karena masalah uit, tapi takut masakan luar kebanyakan micin. Bininya aja udah sering eror, gimana kalo kebanyakan micin, ckckck.

3. Yang diharapkan

Pada akhirnya, yang aku harapkan pada tahun-tahun sebelumnya bisa terlaksana tahun ini. Yaitu menjalankan puasa barengan sama anak bayik di perut. Biarpun aku nggak bisa ngebayangin seberapa krucuk-krucuknya ini perut saat menahan lapar, semoga doi kuat. Aku nggak muluk-muluk berpikir bahwa akan kuat sebulan penuh, karena usia kandungan yang baru jalan 16 minggu. Tapi semoga kamu kuat sebanyak-banyaknya hari yak, semoga kamu sehat-sehat terus. Aamiiin.

***

Oke, segitu aja curhatnya. Selamat bobok dan selamat menjalankan ibadah puasa mantemannn.

Ingat, biarpun besok senin tapi kita nggak boleh emosian menghadapi macetnya jalanan ibu kota. Kan, puasa harus tahan emosi.

Byebye~

29 thoughts on “Ramadhan Tahun Ini

  1. Mangaaaddd….aq taun lalu cm kuat puasa shari, bsknya jebol smp idul fitri. Kondisi lg trisemester 1 lg parah2nya kondisi badan.
    Btw, masih mending rantau di jawa
    Lah aq mau rantau ke borneo 🀣🀣

    Liked by 1 person

  2. Awww, aku jd senyam senyum, dr kmrn postingan foto aesthetic sblm nikah hgg akhirnya postingan ini

    Semangat mba bumil, asupan gizi emg harus ketat

    Setuju sih mba, aku pnh baca d twitter, yg dibutuhkan pasangan awal2 tahun pernikahan adalah perencanaan biaya lahiran anak, dan keberadaan support system ketika lahiran, jd gausa buru2 kredit rumah. Jaga kesehatan mbaa

    Liked by 1 person

  3. Lama gak baca postingan mbak dini. Alhamdulillah ada kabar baik, bentar lagi ada dedek bayiiii 😍😍

    Semoga lancar persalinannya dan sehat sehat selaluuu bumil

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s