Cerita Pagi

Pecinta Giveaway

Belum lama ini, ada temanku di ig yang share tentang ilmu keagamaan dan membahas kalau ikut-ikut giveaway adalah hal yang negatif (kalau nggak salah nih ya, menyerempet ke judi).

Aku yang ilmu agamanya masih cetek jadi bingung dan galau. Apalagi dia posting 2 hari setelah aku share kalau aku abis menang giveaway. Mau nggak geer, tapi kok pas amat yha momennya. Kadang biarpun bukan untuk menyindir kita, tapi ketika kita baru merasakan, lah kok jadi kesindir wkwk.

Tapi biarlah temanku itu dengan pandangannya. Di sini aku mau curhat mengenai giveaway apa aja yang berhasil aku menangkan selaku pecinta giveaway. Tiati, jangan pada baper.

1. HP Jadul dari radio (Sekitar 2006/2007)

Pas aku masih sekolah, aku pernah ikut kuis di salah satu radio. Kalau nggak salah sih disuruh sms bikin kata-kata lebaran gitu. Aku ikutan, tapi entah kenapa bekas sms-nya malah keapus. Dan ternyata aku kepilih dong. Diajak on air pula. Deg-degan nggak usah ditanya, parah! Nggak tau lah gimana suaraku di radio. Cuma pas diajak on air gitu, aku lupa sama isi sms aku dong, wkwkwk. Suara penyiar wanitanya yang gemes dengan kelakuanku masih jelas ditelinga, caileh. Jaman dulu ngambil hadiahnya belum bisa dikirim, tapi ambil sendiri ke radionya. Dan akhirnya itu hp aku jual ke kenalannya Mbak aku kalo nggak salah, dengan harga 200 ribuan.

2. Tiket Nonton Konser di Senayan (Mungkin 2009)

Sewaktu Afgan, Alexa, dan RAN masih jadi penyanyi baru (jiah, ketauan dan tuanya) mereka jadi salah satu pengisi konser yang diadakan oleh salah satu merk kosmetik (sebut saja Ponds). Aku dapat dua tiket nonton konser itu. Cara ambil hadiahnya di radionya juga, siang itu aku minta anterin Ratna ke sana (OMG, si Ratna setia beut nemenin aku karena dia bisa mengendarai motor). Pas hari H konser, aku ajak Ratna juga. Dan itu pertama kalinya aku nonton konser, rasanya… pegel woe! Kayaknya sih kita nggak sampai malem banget, soalnya masih polos heumn.

3. Bukunya Babang Acen (2015)

Beranjak dari dunia K-pop, aku terjun bebas ke dunia naik-naik ke puncak gunung. Dan itu yang membawaku ke blognya Jalan Pendaki. Karena aku dari dulu suka baca bacaan entah itu novel roman, komik, sampai blog, maka aku rajin baca postingannya Babang Acen. Dan blog ini, awalnya terbentuk sebagai persyaratan untuk ikutan giveaway Jalan Pendaki (bentuk giveawaynya emang bikin tulisan). Emang dasar jari aku tuh manis banget, jadinya menang giveaway dan dapet buku berjudul Penunggu Puncak Ancala yang salah satu ceritanya dibuat oleh Babang Acen. Dapet buku, plus tanda tangan bang Acen yang terpampang nyata.

4. Tissue Basah Baby (2019)

Karena habis belanja di Mothercare, jadilah aku follow instagram-nya (biasalah, buat tag ala-ala). Lalu pada suatu hari, ada giveaway yang diadakan oleh Mothercare feat. Momami (itu lho, merk tissue basah yang harganya lumayan wow). Temanya ungkapan kasih sayang Ibu ke Anak dalam rangka Valentine’s day. Waktu itu, aku nggak kepikiran menang sama sekali karena Buibuk yang lain tuh bangus-bagus banget kalimatnya. Yang aku ketik saat itu adalah, rasa syukur aku karena Ndul semakin bertumbuh. Buat yang temenan sama aku di blog atau ig pasti tau kalau Ndul itu anak yang lahir dengan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah), bersyukur Ndul selalu betumbuh :’)

Dear Ranu, terima kasih karena dalam waktu 4 bulan ini kamu terus bertumbuh. Rasa syukur ibu sederhana, ketika lihat baju newborn kamu udah mulai sempit dan memperlihatkan udelmu. Atau ketika jumper koko yang ibu beli saat kamu aqiqah udah nggak muat lagi. Dan ketika tangisanmu udah nyaring, nggak merintih seperti saat kamu baru lahir. Teruslah bertumbuh, ibu sayang kamu 🙂

Sebenarnya bukan kalimat yang romantis sih, malah kalimat yang ‘Wow ibu macam apa kamu!’. Tapi entah kenapa, kalimat itu jadi salah satu pemenang dan berhasil mendapatkan paket tissue basah Momami. Bahkan aku sampai lupa karena pernah ikutan giveawaynya, tiba-tiba pas muncul notif di ig, aku malah jadi mikir “Hah, emang kapan aku pernah ikut giveaway?”. Dan sampai harus scroll lagi di postingan giveawaynya. Diantara 228 komentar dan kamu malah memilihku wahai Mothercare dan Momami.

5. Voucher Belanja dari BPJS Ketenagakerjaan (2021)

“Eh, lu mau ikutan sosialisasi BPJS TK lagi nggak?” tanya si Yohanes selaku sesama HR Department.

“Dapet pulsa lagi nggak nih?” tanyaku matre.

Pada sosialisasi sebelumnya, si Yohanes nggak bisa ikutan dan nyuruh aku untuk ikut sosialisasi via Zoom. Waktu itu host-nya emang bilang kalau akan ada hadiah pulsa senilai 100 ribu rupiah. Beberapa minggu kemudian, eh aku malah kaget sendiri pas tiba-tiba ada pulsa masuk. Mau mikir baba yang isiin, eh nggak mungkin. Kan segala jenis transaksi per-online-nan aku yang pegang. Aku sampai takut ada pulsa nyasar, kan males ye balikinnya, wkwkwk. Aku sampai galau, eh sehari sesudahnya baru nyadar… Jangan-jangan itu dari BPJS TK, eh harusnya bener sih bhahaha.

“Nggak ada sih kayaknya, udah sih ikut aja. Gue juga ikut sekarang mah. Gue udah tanya RO katanya boleh dua orang.”

“Oke.”

Pas hari H, zoom dimulai tepat waktu dan Host menyampaikan pembukaan dan memperkenalkan para pembicara. Host juga menyampaikan agar kami mengirisi link absensi yang nantinya saat akhir acara akan diundi untuk door prize berupa voucher belanja senilah 300 ribu rupiah.

“Jangan bilang lu menang lagi, emosih gua.”

“Lu nggak liat tuh yang ikut ada 300 lebih, mana mungkin gue menang lagi, bhahaha.”

Alasan aku ikut ya karena HRD harus tau perkembangan terbaru dari BPJS Ketenagakerjaan, biarpun setengah lebih acara aku lebih fokus bacain komentar orang-orang yang astagaaaa, mon maaf nih… Kan ini umum ya, napa pada rada norak sih. Bahkan sampai ada yang protes kenapa format absensinya harus kode prusahaan, bukan nama perusahaan. Kan ngana tinggal lihat di aplikasi ye kalo nggak apal. HUFT! Ini nih, yang bikin aku galau dan akhirnya isi absensi 2x.

Kadang aku kasihan sama Host yang selalu diprotes. Padahal dari segi acara, cara sosialisasi, penerapan aplikasinya, kecepatan RO, BPJS Ketenagakerjaan itu bagus lho (bismillah, jadi Manager). Wkwk, enggak, serius serius, dibanding yang satunya, BPJS Ketenagakerjaan punya kualitas yang jauuuhhh lebih baik. Yha, mungkin karena mangsa pasarnya sebagian besar adalah perusahaan, jadi jarang ada yang nunggak. Makanya setiap ada acara gini, mereka ada budget untuk memberikan gift.

Sepanjang acara, aku sama Yohanes sibuk ngejulid karena ada aja kelakuan pembicara dan peserta. Sumpah, hiburan banget dan bikin nggak ngantuk.

Acara udah selesai, kita berdua pasang telinga baik-baik karena door prize akan diumumkan. Jadi ketika Host mengundi, maka Host akan memangil orang tersebut. Kalau orangnya masih ada, berarti menang. Kalau orangnya udah off, maka dibatalkan.

Satu orang, dua orang, tiga orang. Si Yohanes masih pasang kuping. Aku cengengesan.

“Yak berikutnya ada… Dini Muktiani. Halo ibu dini, masih bergabung ya bu.”

“Halo, iya pak masih.”

“Selamat ya, dapat voucher belanja senilai 300 ribu rupiah. Lumayan ya bu, buat belanja.”

“Terima kasih, pak.”

Si Yohanes tampak murka sambil ngakak, bikin yang lain nengok kemudian dia jerit. “Kampret dia menang beneran dong, bhahahaha.”

Pembacaan pemenang voucher selesai, setelah itu ada pemenang voucher pemeriksaan di salah satu RS daerah Jak-Pus untuk 3 orang pemenang. Masalahnya… nama aku muncul lagi dong, wkwk. Entah karena aku isi absen 2x atau emang nama aku lagi hoki.

“Halo dengan ibu Dini Muktiani, selamat ya bu.”

“Iya pak, terima kasih,” sambil nahan ngakak karena kok bisa ya nama aku muncul 2x gitu.

Pas aku bilang ke si Yohanes dan Jeun, eh mereka tambah ngakak sambil bilang “Untung amat lu!”

6. Toples cucok dari Tokped (2021)

Beberapa waktu sebelum lebaran, aku iseng jawab kuis di ig-nya Tokped. Kuis gampang, cuma tebak ada berapa jenis kue di postingan tersebut. Aku jawab sesuai rules-nya dong. Terus aku lupa lagi kalau pernah ikutan sampai tiba-tiba ada tag igs dari Tokped. Wah aku terkejut karena pengumumannya mundur dari seharusnya. Dan dari 1.654 komentar aku yang kepilih. Amazing nggak sih???!!! Padahal kuis model gitu kan, rata-rata bisa jawab.

***

Entah ada lagi atau enggak, aku lupa. Yang jelas itulah beberapa giveaway yang aku menangin dan yang aku ingat. Sebenernya niat awal aku sih, yang untuk memeriahkan aja. Jarang kepikiran jadi pemenang karena 80% pasti bisa menjawab semua pertanyaan tersebut.

Masalah rejeki, masing-masing orang pasti ada jalannya kok.

Next, mau merayu Allah SWT supaya diberi kesehatan selalu agar bisa satu-satu mewujudkan impian kami. Amiin Ya Rabbal Alamin.

6 thoughts on “Pecinta Giveaway

  1. wah ilmu agama saya juga cetek banget … baru tahu ada pendapat yang begini … tapi memang dalam setiap kasus ada beberapa aliran / faham …. tapi kalau dari pendapat jumhur ulama seperti saya belum pernah dengar ya mengenai hal ini

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s